Home Kegiatan Novel Buku Lukisan Fotografi Film Video Artikel Links
Home Events Novels Books Paintings Photography Films Videos Articles Links


PRESS RELEASE
Di Hari Pahlawan, Anak-Anak Penyandang Autis
Raih Penghargaan di Oregon

(Jakarta, 10/11) Bergulir kembali kemenangan bagi film layar lebar I'M STAR besutan sutradara Damien Dematra. Kali ini didapat melalui kategori skenario terbaik dari Oregon International Film Awards yang berhasil juara melawan ratusan film dan skenario dari berbagai belahan dunia. Festival yang mencari film-film dan skenario yang diproduksi secara unik dengan teknik mumpuni yang telah berlangsung lima tahun ini berbasis di Oregon, USA dan merupakan festival bergengsi yang diikuti ratusan sineas dari manca negara.

Damien Dematra yang duduk di kursi sutradara sekaligus produser film I'M STAR mengungkapkan penghargaan ini datang pada momentum yang tepat, yaitu pada Hari Pahlawan. Para pemain utama film ini, yaitu para remaja penyandang autis ini merupakan pahlawan sejati karena dengan berbagai keterbatasan dan kekurangan telah mengharumkan nama Indonesia di seluruh dunia. Film sosial I'M STAR berkisah tentang perjuangan para remaja berkebutuhan khusus penyandang autisme untuk dapat diterima masyarakat dan bersekolah di sekolah biasa. Apalagi hal ini didukung oleh Peraturan Menteri yang memberi kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dapat diterima dan berbaur di sekolah biasa. Damien Dematra menambahkan dengan bangga bahwa para remaja penyandang autis mampu berprestasi tinggi, apalagi ditunjang kemauan kuat dan dukungan luar biasa dari lingkungan mereka. Melalui berbagai penghargaan internasional bagi film ini, ia berharap dapat menerobos barrier paradigma bahwa hanya mereka yang sehat fisik dan mental yang dapat berprestasi. Ia berharap sosialisasi yang juga terus dilakukan para orang tua remaja berkebutuhan khusus tentang keberadaan penyakit autisme dan kemampuan putra-putri mereka dapat mengetuk kesadaran pemerintah sampai perorangan.

Sederet penghargaan telah dikantongi film yang diperani remaja-remaja berkebutuhan khusus personel grup band I'M STAR: Arya, Abhy, Ervitha, dan Shinta. Di antaranya yang diraih tahun ini adalah: Grand Jury Award dari Colorado International Film Festival; Awards of Excellence dalam kategori film cerita panjang (feature film) dan pemeran wanita utama (leading actress) untuk Natasha Dematra sebagai Mella, serta Awards of Merit dalam kategori penyutradaraan untuk Damien Dematra dari Accolade Global Film Competition, California, USA; Gold Award untuk Natasha Dematra (sebagai Mella) dalam kategori pemeran wanita utama dan Silver Award dalam kategori penyutradaraan untuk Damien Dematra dari International Independent Film Awards (IIFA) Los Angeles, USA.

Di tahun 2013, I'M STAR meraih tiga penghargaan dari Indie Fest (2013) di USA, sebagai film cerita panjang terbaik dan aktris terbaik (Natasha Dematra), dan penulis skenario terbaik (Damien Dematra). Di tanah air, I'M STAR terpilih sebagai salah satu film yang diputar dalam APEC Unthinkable Film Festival 2013 tanggal 3-5 Oktober 2013 untuk tayang bersama film-film lain dari negara-negara APEC.

Film ini juga sempat diekshibisikan di pameran film MIPCOM di Cannes, Perancis, dan American Film Market (AFM) di Los Angeles, Amerika Serikat tahun 2012 dan mencerahkan para guru setelah diputar di hadapan +/- 10.000 guru se-DKI Jakarta dari tingkat TK sampai dengan SMA pada Mei 2012 di Smesco Convention Hall.

Personel grup musik I'M STAR (Arya, Abhy, Ervitha, dan Shinta) juga diterima dan tampil di hadapan Ibu Negara 2004-2014, Ibu Ani Yudhoyono di Istana Negara dalam peringatan Hari Peduli Autis Sedunia 2014.

Autisme yang menghinggapi setidaknya 1 dari sekitar setiap 250 anak di dunia, merupakan gangguan perkembangan neurologis dengan ciri-ciri perkembangan gangguan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku, yang biasa dialami sejak lahir atau sejak balita.
 


SINOPSIS I'M STAR
 

Kehidupan Mella (Natasha Dematra), Ketua OSIS SMA yang gaul dan populer, yang mendadak berubah drastis ketika sekolahnya kedatangan murid-murid berkebutuhan khusus (diperankan langsung oleh anak-anak penyandang autis Arya, Abhy, Shinta, dan Ervitha). Mella mulai dihantui kenangan tentang adiknya yang diduga autis, yang meninggal dalam kecelakaan mobil, dan ia menjadi dekat dengan para remaja berkebutuhan khusus tersebut.

Kehadiran para remaja autis membuat canggung para guru yang tidak memiliki banyak pilihan karena adanya Peraturan Menteri, dan juga teman-teman Mella. Mama Mella (
Anna Tarigan) dan papanya yang biasa hidup dalam rasa apatis pun menentang keras apa yang dilakukannya. Mella pun akhirnya berjuang sendiri membela apa yang dianggap masyarakat sebagai komunitas yang hidup dalam dunia mereka sendiri.

Karena sulit menunjukkan perasaan, para remaja berkebutuhan khusus pun berekspresi melalui musik. Melalui grup band yang dinamakan IíM STAR, dengan bantuan Mella, mereka pun menyatakan diri untuk satu tujuan yang sangat mendasar: sebuah penerimaan.

Berhasilkah para sahabat baru Mella? Akankah akhirnya Mella hanya berjuang sendirian? Sesulit itukah kita menerima mereka yang berbeda? Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas, saksikanlah film yang ditunggu-tunggu ini.
 

Poster IíM STAR (hi-res)

Berita terkait:

Film Damien Dematra "I'M Star" Raih Juara Umum "Grand Jury Award" di Colorado, AS

LIHAT Damien Dematra di Jurnal Siang Berita Satu tentang Rahasia dibalik berhasilnya penyandang autis bermain film dan meraih berbagai perhargaan international

Film IíM Star tentang Autisme Raih Dua Penghargaan di Los Angeles

Artis Indonesia Memperoleh Penghargaan dalam Film tentang Autisme

Film layar lebar pertama yang dimainkan 4 Anak Berkebutuhan Khusus mendapat Sambutan Hangat

Foto-foto adegan film I'M STAR

ďIíM STAR Film tentang Autis yang Diperankan oleh Anak-Anak Autis Rilis 4 Juli di bioskopĒ

Film ďIíM StarĒ Mengangkat Kisah-Kisah Lucu dan Mengharukan Perjuangan Anak-Anak Berkebutuhan Khusus

HOME