Profil Kegiatan Novel Buku Lukisan Fotografi Film Video Artikel Links

PRESS RELEASE

Festival Film untuk Perdamaian

(Jakarta, 28 Agustus 2012) Perdamaian dunia adalah slogan yang telah didengungkan sejak dulu. Slogan ini akan tetap menjadi untaian kata yang hiperbolis apabila setiap manusia berangan bahwa hal ini adalah kewajiban orang lain atau pemerintah. Apabila setiap insan sebagai warga masyarakat dunia berperan aktif mengupayakannya, maka kekuatan massa yang kumulatif dan berkesinambungan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan perdamaian global. Dengan adanya situasi lingkungan yang lebih kondusif, maka tiap manusia dapat berkembang sesuai kemampuan, karakter, dan tujuan hidup mereka masing-masing.
Untuk itulah gerakan Perdamaian Dunia (World Peace Movement) digiatkan. Gerakan ini dicanangkan oleh sekelompok anggota masyarakat yang memiliki visi perdamaian lintas batas suku, agama, ras, dan golongan, dan dipimpin oleh Sofia Koswara. Dengan penerimaan akan perbedaan yang tinggi dengan dilandaskan sikap toleransi, maka perdamaian lintas batas ini bukan hal yang mustahil.

Sebuah langkah telah diambil saat ide tentang festival film yang mengusung tema perdamaian, inspirasi, dan persamaan terkondensasi menjadi kegiatan yang dihujani ratusan insan perfilman dari berbagai belahan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa WPM sedang berjuang secara kolektif, apa pun kebangsaan dan warga negara kita. Sambutan positif ini akhirnya berujung pada acara malam penganugerahan medali pada para pemenang.

International Film Festival For Peace, Inspiration, and Equality

Dalam rangka mewujudkan misi untuk menciptakan kesadaran pentingnya perdamaian, WPM bekerjasama dengan International Film Festival For Peace, Inspiration, and Equality (IFFPIE) menyelenggarakan kegiatan malam pemberian apresiasi dan penghargaan bagi film-film pilihan yang telah mengikuti International Film Festival For Peace, Inspiration, and Equality pada tanggal 30 Agustus 2012 di Mega Blitz Cinema Grand Indonesia Jl. MH Thamrin. Kompetisi film internasional ini mengangkat tema-tema yang menggugah inspirasi, dan berpusat pada tema perdamaian dan persamaan di antara insan yang berbeda.

“Sekitar 500 perserta dari berbagai negara berpartisipasi dalam festival ini. Dan pemenangnya akan di tayangkan di beberapa bioskop, perguruan tinggi, kedutaan besar, dan sekolah di Indonesia mulai 30 Agustus 2012 sampai dengan 30 September 2012,” demikian disampaikan Sofia Koswara selaku Chairwoman World Peace Movement.
Film yang ikut serta dalam festival ini adalah film-film berkualitas, yang diantaranya dibintangi para nominator piala Oscar seperti James Cromwell, Julian Sands dan David Anders yang dikenal dalam film 24, Alias dan Once Upon a Time. Dalam festival ini mereka bermain dalam film Admission dan The Maiden and the Princess. Demikian menurut Damien Dematra selaku founder dan director International Film Festival For Peace, Inspiration, and Equality.

Selain pemberian penghargaan Award of Excellence dan Honorable Mention pada para pemenang, para juri juga memilih beberapa insan film yang mendapat Special Jury Award, antara lain David Anders (pemain utama The Maiden and the Princess), James Cromwell (pemain utama Admissions), Levi Chen (sutradara Dalai Mongol), Jim Hanon (sutradara Little Town of Bethlehem), Nefise Özkal Lorentzen (sutradara A Balloon for Allah), Satoshi Hirayama (sutradara Heart Sutra), Julian Sands (pemain utama The Maiden and the Princess), John Viscount (penulis Admission), dan Rubaiyat Hossain (sutradara Meherjaan), lanjut Damien Dematra yang juga dikenal sebagai sutradara yang banyak memenangkan penghargaan internasional.

“Festival film internasional ini kami selenggarakan, selain sebagai perwujudan visi dan misi WPM, juga dalam rangka peringatan Hari Perdamaian Internasional tanggal 21 September 2012. Untuk selanjutnya, WPM tidak saja hanya akan bekerjasama untuk menyelenggarakan festival film internasional. Beberapa acara telah diagendakan, seperti pertemuan antar agama, talk show televisi, konperensi/rallies, menyelenggarakan kegiatan seni, musik, kepemudaan, penghijauan dan berbagai pemecahan rekor dunia. Untuk itulah kami mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam berbagai macam kegiatan yang akan kami lakukan sehingga partisipasi masyarakat dalam mempromosikan perdamaian. Kalangan swasta, pemerintah/negara, individu, kelompok, lembaga yang memiliki concern yang sama dengan kami di World Peace Movement. Silahkan kontak kami, dan dengan tangan terbuka kami membuka kesempatan bekerjasama. Perlu tindakan nyata kita semua untuk menciptakan perdamaian. Kalau bukan kita lalu siapa lagi?,” ujar Sofia Koswara.

HOME